The Blog

memilih-rumah-pertama-5b9ef3cf677ffb21cc4e3ba4

Pepatah “lokasi, lokasi, lokasi” selalu sangat populer di kalangan agen real estate karena satu alasan; lingkungan sangat memengaruhi nilai rumah. Apapun tujuan orang membeli rumah, entah itu untuk investasi jangka panjang, menyewakannya, atau ditempati sendiri, penting untuk memperhatikan lingkungannya secara menyeluruh sebelum melakukan pembelian.

 

Baca juga: 4 Keunggulan Beli Rumah Indent

Ketika mencari rumah di lingkungan baru untuk Anda perlu mempertimbangkan lima hal penting ini;

  1. Dekat dengan Sekolah atau Pusat Pendidikan

Salah satu fitur terbesar yang dapat memengaruhi keputusan pembeli untuk membeli rumah adalah dekat dengan sekolah atau universitas. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Trulia, sebesar 34% dari millennials mengatakan tinggal di kawasan yang berdekatan dengan pusat pendidikan sangat penting.

Konsumen membayar lebih untuk sebuah rumah yang berada dekat dengan sekolah atau kampus ternama. Sebelum memilih lokasi, mulailah meneliti apakah di sekitar lokasi yang Anda pilih berdekatan dengan sekolah atau kampus ternama.

 

  1. Tingkat Pertumbuhan

Pilihlah rumah di lingkungan yang tumbuh dan diperkirakan akan terus berkembang selama dekade berikutnya. Apakah pembangunan infrastruktur, real estate, sekolah, dan pusat perbelanjaan baru telah dibangun di daerah itu dalam beberapa tahun terakhir? Itu semua adalah tanda-tanda pertumbuhan. Selain melihat pertimbangan spesifik ini, lihatlah tingkat pertumbuhan populasi kawasan tersebut.

 

  1. Ramah Lingkungan

Ramah lingkungan, gaya hidup sehat adalah tren yang akan terus tumbuh. Kawasan yang hijau dengan penataan yang asri dan alami akan lebih banyak dipilih, karena itu memberi efek positif bagi tempat tinggal. Banyak pembeli rumah ingin membeli rumah di lingkungan yang menawarkan akses mudah ke transportasi umum dan belanja sehingga mereka dapat berkendara lebih jarang. Selain itu, mereka dapat mengakses ke taman, mini market, dan pusat perbelanjaan hanya berjalan kaki atau dengan bersepeda saja.

 

  1. Aksesibilitas

Aksesibilitas suatu lingkungan ke sumber daya populer adalah fitur yang menarik untuk pembeli rumah potensial. Pada awal 2015 lalu, Starbucks pernah membuat berita dengan judul bombastis “Efek Starbucks.” Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Zillow, nilai rumah di AS yang terletak seperempat mil dari Starbucks naik lebih cepat dari rumah yang tidak berada di dekat kedai kopi modern itu.

 

Baca juga: Inilah Empat Keunggulan Cluster Pedurenan Bekasi Timur, Perumahan Inovatif Berwawasan Lingkungan

 

Antara tahun 1997 dan 2013, rumah di dekat Starbucks meningkat nilainya sebesar 96%, dibandingkan dengan 65% untuk semua rumah. Apakah Starbucks benar-benar memiliki pengaruh sebesar ini? Tidak persis. Starbucks hanya mampu memprediksi lokasi baru di lingkungan yang sedang naik daun dengan akses ke beragam sumber daya, seperti kampus, rumah sakit, pusat perbelanjaan, restoran, bioskop, dll, yang membuat lingkungan itu menjadi lebih potensial. Artinya, pilihlah lokasi yang memiliki aksesibilitas ke berbagai lokasi-lokasi penting.

 

  1. Kenaikan Harga Rumah

Membeli rumah di lingkungan kota yang sudah establish pastilah mahal dan ini bisa menjadi pedang bermata dua. Suatu saat menjualnya, memang Anda mendapat harga tinggi, namun akan sulit untuk dapat membelinya kembali dalam harga yang sama, karena kenaikannya juga pasti luar biasa. Daripada mencari lingkungan seperti itu, lebih baik selidiki kawasan sub-urban dengan pertumbuhan harga rumah tercepat, yang menawarkan Anda kesempatan untuk mendapatkan keuntungan lebih besar dalam jangka panjang.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.